
Judul - NAREND, Petualangan ke Tanah Kutukan
Jenis Buku - Novel Fantasi
Penulis - Linuwih Nata Permana
Ilustrator - Dani Sungu
Tebal - 300 hal.
Penerbit - Liliput, 2005
ISBN - 9793813067
Harga - Rp 40.000,-
Ini adalah petunjuk menuju istana yang telah terkubur,
Pusaka putra raja-raja yang masyhur,
Tersembunyi harta tiada tara, namun maut mengelilinginya,
Iblis-iblis yang mengendap-endap di udara…
Ahli Nujum dari Nimea itu telah membangunkan Narend dari khayalan-khayalan yang ditemukannya dalam setiap buku fiksi dan dongeng. Ia kini tak lagi hanya bermimpi tapi menjadi lakon dari petualangan panjang yang mendebarkan, ngeri, penuh misteri dan teka-teki, yang menakjubkan sebagaimana kisah-kisah yang telah dibacanya. Akan tetapi, segala yang memesona juga mengundang datangnya orang-orang tamak dan jahat yang ingin merampasnya, dengan cara apa saja. Mata-mata, pencuri, pembunuh, dan tukang tenung berkeliaran di mana-mana. Korban-korban pun berjatuhan, mati dengan cara yang sangat keji!
Tiba saatnya layar dibentangkan. Bersama Ayeghbeni si Penjaga Mercusuar, Kung Tao si Pelaut Ulung, Mahesz Pahersi si Arkeolog, dan Hilal El-Saudi si Pengangkut Beban, Narend harus berhadapan dengan penjahat besar Shadow Khan dengan anak buahnya yang kejam dan licik. Mereka mengarungi Samudera Marabahaya, meloloskan diri dari Bajak Laut Teluk Afgan, bangkit dari bisa tenungan ular raksasa mantra hitam, menjalani pertarungan demi pertarungan, memasuki kota mati penuh setan gentayangan, merambah hutan dan lembah tengkorak berkabut racun. Akan tetapi, semua itu seakan tidak ada artinya ketika “jerat kutuk mantera” menghalangi mereka memasuki istana elok tiada tara, berlimpah keindahan dan emas permata.
Hanya putra raja dalam naungan empat lengan dewa,
Berjodoh melepas jerat kutuk mantera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar